REVIEW
KONSEP JARINGAN KOMPUTER
(COMPUTER NETWORK CONCEPT)
Definisi Jaringan
Komputer
Ruang Lingkup Ilmu
Jaringan
Topologi Jaringan
Komputer
IP Address dan
Subnetting
Konsep Pembangunan
Server
DEFINISI
JARINGAN KOMPUTER
Sebuah sistem yang terdiri atas komputer-komputer dan perangkat jaringan lainnya yang saling
berhubungan (komunikasi), dengan
standart protokol melalui media transmisi untuk saling berbagi informasi dan
sumber daya (peripheral) lainnya.
Jaringan ada banyak macamnya: intranet, sampai dengan
internet.
Intranet
& Internet
Jaringan intranet/jaringan privat (private
network) adalah jaringan yang dibuat hanya untuk kepentingan lokal tidak di
diakses (publish) keluar.
Diantaranya
Sistem Akademik, Sistem Absensi, Sistem Kepegawaian, dan lain lain.
Internet merupakan jaringan sistem global yang terdiri
dari berbagai komputer yang melayani keperluan milyaran pengguna di seluruh
dunia.
Yang dikomunikasikan adalah data, music, video, voip,
dan lain-lain.
Peralatan
Jaringan
Ruang
Lingkup Ilmu
LAN Cabling
Traffic Management
Routing Algoritm
Building Server
Attack and Defense System (Computer Hacking)
Filtering and Policy (Computer Security)
Backup and Forensic Data (Computer Forensic)
Ruang
Lingkup Jarkom Lanjut
Dynamic Routing Algoritm
Traffic Management
IP version 6
Development of computer networks
Cloud
Computing
DMZ
(Demilitarized Zone)
Backup
Server Automatic
Reverse
Proxy
NAS
(Network Attached Storage)
Wireless
Network
Virtual LAN (VLAN)
Standard IEEE & Comp.Network Security
Topologi
Jaringan
Topologi menguraikan cara bagaimana komputer terhubung
dalam suatu jaringan.
Topologi fisik menguraikan layout aktual dari
perangkat keras jaringan sedangkan topologi logika menguraikan perilaku komputer
dalam jaringan dari sudut pandang operator.
Sisi keamanan jaringan komputer juga tidak terlepas
dari andilnya rancang bangun dari topologi jaringan.
Topologi
Jaringan
Topologi Bus/Linier
satu kabel utama menghubungkan tiap simpul ke saluran
tunggal komputer yang mengakses ujung dengan ujung.
Kelebihan: penambahan workstation baru
dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain.
Kekurangan: bila
terdapat gangguan disepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan
mengalami gangguan.
Topologi Jaringan
Topologi Ring
ujung dari topologi ini dihubungkan dengan ujung yang
lain hingga menyerupai lingkaran.
Kelebihan: hemat kabel, tidak terjadi
tabrakan data karena sifatnya yang satu arah.
Kekurangan: jika terjadi
gangguan pada satu node berpengaruh dengan node-node yang lain, dapat juga
terjadi data yang tercampur.
Topologi Jaringan
Topologi Star
melibatkan terminal pusat sebagai pengatur dan
pengendali semua komunikasi data yang terjadi.
Semua kontrol dipusatkan pada satu titik (stasion
primer) dan terminal lain sebagai stasion sekunder.
Kelebihan:
tahan terhadap lalulintas jaringan sibuk, jika terjadi satu kerusakan
satu saluran tidak berpengaruh pada yang lain.
Kekurangan: jika node pusat terjadi kerusakan akan
berpengaruh ke smua jaringan.
Topologi Jaringan
Topologi Tree
jaringan bertingkat, biasanya digunakan untuk
interkoneksi antar sentral dengan hierarki yang berbeda.
Kelebihan: lebih memudahkan dalam
mengelompokkan dalam jaringan yang berbeda.
Kekurangan: cara
kerjanya relatif lebih lambat dan jika terjadi kerusakan pada hierarki
tertinggi akan berpengaruh pada jaringan dibbawahnya.
Topologi Jaringan
Topologi Mesh
setiap perangkat terhubung secara langsung dengan
perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan.
Kelebihan: melewati link dedicate, jika
terjadi kerusakan satu link, tidak berpengaruh terhadap jaringan lainnya.
Kekurangan: membutuhkan
banyak kabel dan port, instalasi dan konfigurasi jadi rumit karena semua
komputer terhubung langsung.
Ilustrasi IP Address
Kita
akan kebingungan jika tidak tahu alamat rumah dan nomor rumah yang dituju.
Definisi IP Address
IP address sama artinya dengan alamat dan nomor rumah,
digunakan sebagai alamat dan nomor setiap komputer pada jaringan komputer.
Internet Protocol Address (IP Address)
alamat yang diberikan pada komputer yang merupakan
identitas komputer tersebut, sehingga dapat dikenal oleh komputer lain dalam
melakukan pengiriman dan penerimaan data atau informasi melalui jaringan.
IP Address version
IPv4 (32bit)
terbagi menjadi 4 oktet (masing-masing 8bit)
xxxxxxxx . xxxxxxxx . xxxxxxxxxxx . xxxxxxxx
menggunakan notasi desimal
Contoh : 192.168.1.1
IPv6 (128bit)
terbagi menjadi 8 oktet (masing-masing 4bit)
xxxx : xxxx : xxxx : xxxx : xxxx : xxxx : xxxx : xxxx
menggunakan notasi hexa desimal
Contoh : 21da:00d3:0000:2f3b:02aa:00ff:fe28:9c5a
Struktur IPv4
Net ID / Network
Address (NID)
Net ID berperan dalam identifikasi suatu network dari
network yang lain.
Bisa dianalogikan sebagai alamat jalan suatu network.
Host ID / Host address (HID)
Host ID berperan untuk identifikasi host dalam suatu
network.
Bisa dianalogikan sebagai nomor rumah untuk komputer
dalam suatu network.
ROUTING DINAMIS (DYNAMIC ROUTING)
Konsep
Routing
Jenis
Routing
Dynamic
Routing
Protocol
Dynamic Routing
Simulasi
Dynamic Routing
Routing
Routing
adalah sebuah proses untuk meneruskan paket-paket jaringan dari satu jaringan
ke jaringan lainnya melalui sebuah antar-jaringan (internetwork).
Routing
merujuk kepada sebuah metode penggabungan beberapa jaringan sehingga
paket-paket data dapat dialirkan dari satu jaringan ke jaringan selanjutnya.
Digunakanlah
sebuah perangkat jaringan yang disebut sebagai Router.
Jenis
Routing
Terdapat 2
jenis Routing, yaitu :
static routing (routing statis): sebuah router yang memiliki tabel routing
statik yang di setting secara manual oleh para administrator jaringan.
dynamic routing (routing dinamis): sebuah router yang memiliki dan membuat tabel
routing secara otomatis, dengan mendengarkan lalu lintas jaringan dan juga
dengan saling berhubungan antara router lainnya.
Static
Routing
Rute
yang dipelajari oleh router ketika seorang administrator membentuk rute secara
manual.
Administrator
harus memperbarui atau mengupdate rute statik ini secara manual ketika
terjadi perubahan topologi antar jaringan (internetwork).
Dynamic
Routing
Rute
yang dipelajari oleh router setelah seorang administrator mengkonfigurasi
sebuah protokol routing yang membantu menentukan rute.
Sekali
seorang administrator jaringan mengaktifkan rute Dinamik, maka rute akan
diketahui dan diupdate secara otomatis oleh sebuah proses routing ketika
terjadi perubahan topologi jaringan yang diterima dari “internetwork”.
Static vs
Dynamic
Tabel
Routing
Tabel
Routing adalah sebuah tabel yang berisi tentang informasi darimana sumber,
tujuan, dan lewat mana sebuah paket akan dikirimkan.
Tabel
Routing berisi informasi:
Alamat
Network Tujuan
Interface
Router yang terdekat dengan network tujuan
Metric,
yaitu sebuah nilai yang menunjukkan jarak untuk mencapai network tujuan,
menggunakan teknik berdasarkan jumlah lompatan (Hop Count).
Dynamic
Routing
Dynamic
routing digunakan untuk menangani kelemahan static routing yang tidak dapat
mencari jalur alternatif ketika jalur pengiriman putus sehingga data tidak
dapat terkirim.
Secara
umum dynamic routing dibagi menjadi 2 kategori yaitu:
Distance
Vector
Link
State
Simulasi
dynamic routing