Minggu, 18 Januari 2015

ip address dan dinamic

REVIEW         
KONSEP JARINGAN KOMPUTER
(COMPUTER NETWORK CONCEPT)
*      Definisi Jaringan Komputer
*      Ruang Lingkup Ilmu Jaringan
*      Topologi Jaringan Komputer
*      IP Address dan Subnetting
*      Konsep Pembangunan Server
DEFINISI
JARINGAN KOMPUTER
*      Sebuah sistem yang terdiri atas komputer-komputer  dan perangkat jaringan lainnya yang saling berhubungan (komunikasi),  dengan standart protokol melalui media transmisi untuk saling berbagi informasi dan sumber daya (peripheral) lainnya.
*      Jaringan ada banyak macamnya: intranet, sampai dengan internet.

Intranet & Internet
*      Jaringan intranet/jaringan privat (private network) adalah jaringan yang dibuat hanya untuk kepentingan lokal tidak di diakses (publish) keluar.
*      Diantaranya  Sistem Akademik, Sistem Absensi, Sistem Kepegawaian, dan lain lain.
*      Internet merupakan jaringan sistem global yang terdiri dari berbagai komputer yang melayani keperluan milyaran pengguna di seluruh dunia.
*      Yang dikomunikasikan adalah data, music, video, voip, dan lain-lain.

Peralatan Jaringan


Ruang Lingkup Ilmu
*      LAN Cabling
*      Traffic Management
*      Routing Algoritm
*      Building Server
*      Attack and Defense System (Computer Hacking)
*      Filtering and Policy (Computer Security)
*      Backup and Forensic Data (Computer Forensic)

Ruang Lingkup Jarkom Lanjut
*      Dynamic Routing Algoritm
*      Traffic Management
*      IP version 6
*      Development of computer networks
*      Cloud Computing
*      DMZ (Demilitarized Zone)
*      Backup Server Automatic
*      Reverse Proxy
*      NAS (Network Attached Storage)
*      Wireless Network
*      Virtual LAN (VLAN)
*      Standard IEEE & Comp.Network Security

Topologi Jaringan
*      Topologi menguraikan cara bagaimana komputer terhubung dalam suatu jaringan.
*      Topologi fisik menguraikan layout aktual dari perangkat keras jaringan sedangkan topologi logika menguraikan perilaku komputer dalam jaringan dari sudut pandang operator.
*      Sisi keamanan jaringan komputer juga tidak terlepas dari andilnya rancang bangun dari topologi jaringan.
Topologi Jaringan
*      Topologi Bus/Linier
*      satu kabel utama menghubungkan tiap simpul ke saluran tunggal komputer yang mengakses ujung dengan ujung.
*      Kelebihan: penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain.
*      Kekurangan: bila terdapat gangguan disepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.
Topologi Jaringan
*      Topologi Ring
*      ujung dari topologi ini dihubungkan dengan ujung yang lain hingga menyerupai lingkaran.
*      Kelebihan: hemat kabel, tidak terjadi tabrakan data karena sifatnya yang satu arah.
*      Kekurangan: jika terjadi gangguan pada satu node berpengaruh dengan node-node yang lain, dapat juga terjadi data yang tercampur.

Topologi Jaringan
*      Topologi Star
*      melibatkan terminal pusat sebagai pengatur dan pengendali semua komunikasi data yang terjadi.
*      Semua kontrol dipusatkan pada satu titik (stasion primer) dan terminal lain sebagai stasion sekunder.
*      Kelebihan:  tahan terhadap lalulintas jaringan sibuk, jika terjadi satu kerusakan satu saluran tidak berpengaruh pada yang lain.
*      Kekurangan:  jika node pusat terjadi kerusakan akan berpengaruh ke smua jaringan.
Topologi Jaringan
*      Topologi Tree
*      jaringan bertingkat, biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan hierarki yang berbeda.
*      Kelebihan: lebih memudahkan dalam mengelompokkan dalam jaringan yang berbeda.
*      Kekurangan: cara kerjanya relatif lebih lambat dan jika terjadi kerusakan pada hierarki tertinggi akan berpengaruh pada jaringan dibbawahnya.
Topologi Jaringan
*      Topologi Mesh
*      setiap perangkat terhubung secara langsung dengan perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan.
*      Kelebihan: melewati link dedicate, jika terjadi kerusakan satu link, tidak berpengaruh terhadap jaringan lainnya.
*      Kekurangan: membutuhkan banyak kabel dan port, instalasi dan konfigurasi jadi rumit karena semua komputer terhubung langsung.

Ilustrasi IP Address

Kita akan kebingungan jika tidak tahu alamat rumah dan nomor rumah yang dituju.

Definisi IP Address
*      IP address sama artinya dengan alamat dan nomor rumah, digunakan sebagai alamat dan nomor setiap komputer pada jaringan komputer.
*      Internet Protocol Address (IP Address)
*      alamat yang diberikan pada komputer yang merupakan identitas komputer tersebut, sehingga dapat dikenal oleh komputer lain dalam melakukan pengiriman dan penerimaan data atau informasi melalui jaringan.


IP Address version
*      IPv4 (32bit)
*      terbagi menjadi 4 oktet (masing-masing 8bit)
*      xxxxxxxx . xxxxxxxx . xxxxxxxxxxx . xxxxxxxx
*      menggunakan notasi desimal
*      Contoh : 192.168.1.1
*      IPv6 (128bit)
*      terbagi menjadi 8 oktet (masing-masing 4bit)
*      xxxx : xxxx : xxxx : xxxx : xxxx : xxxx : xxxx : xxxx
*      menggunakan notasi hexa desimal
*      Contoh : 21da:00d3:0000:2f3b:02aa:00ff:fe28:9c5a
Struktur IPv4
*      Net ID / Network  Address (NID)
*      Net ID berperan dalam identifikasi suatu network dari network yang lain.
*      Bisa dianalogikan sebagai alamat jalan suatu network.
*      Host ID / Host address (HID)
*      Host ID berperan untuk identifikasi host dalam suatu network.
*      Bisa dianalogikan sebagai nomor rumah untuk komputer dalam suatu network.


ROUTING DINAMIS (DYNAMIC ROUTING)
Konsep Routing
Jenis Routing
Dynamic Routing
Protocol Dynamic Routing
Simulasi Dynamic Routing

Routing
*      Routing adalah sebuah proses untuk meneruskan paket-paket jaringan dari satu jaringan ke jaringan lainnya melalui sebuah antar-jaringan (internetwork).
*      Routing merujuk kepada sebuah metode penggabungan beberapa jaringan sehingga paket-paket data dapat dialirkan dari satu jaringan ke jaringan selanjutnya.
*      Digunakanlah sebuah perangkat jaringan yang disebut sebagai Router.

 Jenis Routing

Terdapat 2 jenis Routing, yaitu :
*      static routing (routing statis): sebuah router yang memiliki tabel routing statik yang di setting secara manual oleh para administrator jaringan.
*      dynamic routing (routing dinamis): sebuah router yang memiliki dan membuat tabel routing secara otomatis, dengan mendengarkan lalu lintas jaringan dan juga dengan saling berhubungan antara router lainnya.
Static Routing
*      Rute yang dipelajari oleh router ketika seorang administrator membentuk rute secara manual.
*      Administrator harus memperbarui atau mengupdate rute statik ini secara manual ketika terjadi perubahan topologi antar jaringan (internetwork).
Dynamic Routing
*      Rute yang dipelajari oleh router setelah seorang administrator mengkonfigurasi sebuah protokol routing yang membantu menentukan rute.
*      Sekali seorang administrator jaringan mengaktifkan rute Dinamik, maka rute akan diketahui dan diupdate secara otomatis oleh sebuah proses routing ketika terjadi perubahan topologi jaringan yang diterima dari “internetwork”.
Static vs Dynamic

Tabel Routing
*      Tabel Routing adalah sebuah tabel yang berisi tentang informasi darimana sumber, tujuan, dan lewat mana sebuah paket akan dikirimkan.
*      Tabel Routing berisi informasi:
*      Alamat Network Tujuan
*      Interface Router yang terdekat dengan network tujuan
*      Metric, yaitu sebuah nilai yang menunjukkan jarak untuk mencapai network tujuan, menggunakan teknik berdasarkan jumlah lompatan (Hop Count).

Dynamic Routing
*      Dynamic routing digunakan untuk menangani kelemahan static routing yang tidak dapat mencari jalur alternatif ketika jalur pengiriman putus sehingga data tidak dapat terkirim.
*      Secara umum dynamic routing dibagi menjadi 2 kategori yaitu:
*      Distance Vector
*      Link State

Simulasi
dynamic routing